Posts

Showing posts from December, 2023

Zuhud -Cinta Allah,Cinta Rasul [2]

Image
    بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ    Al-Junayd  رَحِمَهَا ٱللَّٰهُ , berkata, “Guruku al-Sarî  رَحِمَهَا ٱللَّٰهُ ,  jatuh  sakit. Kami tidak tahu obat untuk menyembuhkan  penyakitnya dan juga tidak tahu sebab sakitnya.  Tabib yang berpengalaman  memberikan  resep  kepada kami. Oleh karena itu, kami menampung  air seninya ke dalam sebuah botol. Lalu, tabib  itu melihat dan mengamatinya  dengan seksama. Kemudian dia berkata,  ‘Aku melihat air seni ini  seperti air seni seorang  pencinta (al-‘âsyiq).’ Aku  seperti disambar  petir dan jatuh pingsan. Botol  itu pun jatuh dari tanganku. Kemudian, aku  kembali kepada al-Sarî dan mengabarkan hal itu  kepadanya. Dia tersenyum  dan berkata:  ‘ Allahﷻ   mematikan  apa yang dia lihat.’ Aku bertanya,  ‘Wahai guru, apakah mahabbah itu tampak jelas  dalam air seni?’ Dia menjawab, ‘Benar.’” Al-Fud...

Zuhud, Cinta Allah, Cinta Rasul [1]

Image
  بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ   Ada yang mengatakan, apabila hamba  mengetahui bahwa kesempurnaan yang hakiki  tiada lain kecuali milik  Allahﷻ  dan setiap yang n ampak sempurna dari dirinya atau orang lain  adalah dari dan karena  Allahﷻ , cintanya hanya  milik dan kepada  Allahﷻ . Hal itu menuntut  keinginan menaati-  Nya dan mencintai segala  yang mendekatkan  diri kepada-Nya. Oleh karena  itu, mahabbah ditafsirkan sebagai keinginan  untuk  taat dan kelaziman.   Mengikuti  Rasulullah ﷺ   dalam peribadatannya. Hal itu mengikut  Rasulullah ﷺ  dalam peribadatannya. Hal itu merupakan dorongan menuju ketaatan kepada   Allahﷻ,   Al-Hasan  رضي الله عنه  berkata, “Beberapa kaum  bersumpah setia di hadapan  Rasulullah ﷺ. ‘Wahai  Rasulullah ﷺ , sungguh kami mencintai  Tuhan kami.’ Maka turunlah ayat di atas.”  Bashar ...

Iman & Taqwa - Untuk Penenang Jiwa

Image
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ        IMAN & TAQWA   Tak dimungkiri, iman kita ada kalanya naik dan adakalanya turun  . Ketika  iman kita sedang memuncak, bukan saja ibadah  wajib yang kita kerjakan dengan sungguh-sungguh,  ibadah-ibadah sunnah pun tidak kita  abaikan. Sebaliknya, di saat iman kita sedang  mengendur, bukan saja ibadah-ibadah sunnah  yang kita tinggalkan, ibadah-ibadah wajib pun  kita kerjakan setengah hati penuh kelalaian. Ketika iman kita sedang pada puncaknya  tentu tak ada masalah—memang itulah yang  kita dambakan. Sebaliknya, ketika iman kita  sedang mengendur, tentu hal itu sebaiknya tidak  terjadi. Kita pun tidak menginginkan demikian. Kerananya kita harus berusaha agar sedapat  mungkin iman kita sentiasa penuh. Namun, apa daya,  hidup kita tak selamanya nyaman dan hati kita  pun tak selamanya tenteram. Rintangan dan  godaan hampir setiap sa...

Allahﷻ akan mencukupkan rezeki. - Bagi Yang Taqwa dan Syukur

Image
  A llah ﷻ  akan mencukupkan rejeki.  A llah ﷻ  akan mencukupkan segala kerperluan dan kepuasan batin bagi  seseorang yang bertawakal semata mata karena allah setelah dia berusaha dan berikhtiar  dengan hati yang bersih dan sabar. Bertawakal setelah melaksanakan ihktiar kepada   A llah ﷻ  adalah sesuatu yang disukai   A llah ﷻ  dan akan dimasukkan dalam golongan orang orang yang sabar dan berkecukupan dalam keadaan apapun. Firman   A llah ﷻ menyebutkan: فَبِمَا رَحْمَةٍۢ مِّنَ ٱللَّهِ لِنتَ لَهُمْ ۖ وَلَوْ كُنتَ فَظًّا غَلِيظَ ٱلْقَلْبِ لَٱنفَضُّوا۟ مِنْ حَوْلِكَ ۖ فَٱعْفُ عَنْهُمْ وَٱسْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُمْ فِى ٱلْأَمْرِ ۖ فَإِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى ٱللَّهِ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ يُحِبُّ ٱلْمُتَوَكِّلِينَ ١٥٩ “Sesungguhnya allah itu mencintai dan menyayangi orang orang yang bertawakal.”   (Qs. Ali Imran :159) Dari Saiyiduna Umar bin khathab  رضي الله عنه , dari  Rasulullah ﷺ  bersabd...

Kenikmatan yang tiada hentinya - Bagi Yang Takwa

Image
Kenikmatan yang tiada hentinya bagi yang Taqwa. Allahﷻ  akan memberikan nikmatnya berupa kesenangan dalam keadaan yang tidak diduga pada semua kaum muslim yang bertawakal hanya karena allah. Seseorang yang mau bekerja dengan jalan kebaikan,  tidak pernah mengeluh akan pekerjaannya  dan selalu bertawakal ketika selesai berikhtiar maka akan kembali pula manfaat yang baik bagi dirinya tanpa dia duga duga sebelumnya. Ada hadist yang berkaitan dengan masalah kesabaran seseorang dalam menjalankan pekerjaannya yang dilakukan atas jalan kebaikan dan tawakal: وَقُلِ ٱعْمَلُوا۟ فَسَيَرَى ٱللَّهُ عَمَلَكُمْ وَرَسُولُهُۥ وَٱلْمُؤْمِنُونَ ۖ وَسَتُرَدُّونَ إِلَىٰ عَـٰلِمِ ٱلْغَيْبِ وَٱلشَّهَـٰدَةِ فَيُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ ١٠٥ “Bekerjalah kamu sekalian maka allah sanRasullnya serta orang orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu. dan kamu akan dikembalikan kepada allah yang maha mengetahui segala yang ghaib dan yang nyata. Lalu diberikannya balasan kepada...

Mantap Iman dan Benteng Godaan Syaitan

Image
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ   Seseorang yang bertawakal setelah berikhtiar karena      Allahﷻ  maka dalam hidupnya allah akan memberikan bantuan berupa dikuatkanya hati dan dijauhkan dari godaan syaitan. Seperti apa yang dikatakan dalam Firman allah: “Sungguh, syaitan itu tidak berpengaruh terhadap orang orang yang saleh dan beriman dan bertawakal kepada tuhannya.”    (QS.An-Nahl:99) Sebagai seorang muslim yang berbakti, kita dianjurkan untuk bertafakur dan mendekatkan diri kepada      Allahﷻ . agar  iman  kuat serta jauh dari godaan. Iman  seseorang biasanya mengalami pasang surut, dengan berbagai alasan yang ada, semisal adanya berbagai godaan duniawi yang dilarang oleh      Allahﷻ . Untuk menjauhi hal tersebut dan  agar iman tetap kuat, kita diwajibkan untuk rajin beribadah dan berdoa setiap saat kepada     Allahﷻ .   Rasulullah ﷺ  bersabda,...

Antara Hati, Jiwa dan Nurani

Image
Maha Suci Allah , Adakah kita dijadikan cuma sia-sia sahaja? Seringkali kita mendengar ungkapan "tidak berhati perut".  Ungkapan ini lebih jauh bermakna jika kita sebagai makhluk yang dijadikan mengerti apakah itu "Jiwa". Malah akan kenal kita antara hati,jiwa,nurani dan pelbagai lagi nama sehingga kita kenal berjiwanya kita bila faham dimana letaknya "ehsan".  Maka jika kita berusaha mencari dan bersungguh memahami kenapa keberadaan kita didunia yang akan pasti fana dan lebur. Jika faham akan tujuan kita di zahirkan ke dunia, tanpa dalih apa-apa, jika kembali kepada firman Allah Rabbul Jalil:  وَإِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلَـٰٓئِكَةِ إِنِّى جَاعِلٌۭ فِى ٱلْأَرْضِ خَلِيفَةًۭ ۖ قَالُوٓا۟ أَتَجْعَلُ فِيهَا مَن يُفْسِدُ فِيهَا وَيَسْفِكُ ٱلدِّمَآءَ وَنَحْنُ نُسَبِّحُ بِحَمْدِكَ وَنُقَدِّسُ لَكَ ۖ قَالَ إِنِّىٓ أَعْلَمُ مَا لَا تَعْلَمُونَ ٣٠ " Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada Malaikat; "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khal...

Teguh iman dan Tidak Putus Asa - Bagi Yang Takwa.

Image
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ   Tawakal dapat merubah sifat egois atau mudah menyerah menjadi lebih sabar dan dapat pula memperkuatkan iman serta membuat seseorang ingin selalu berterimakasih ( bersyukur )  pada  Allahﷻ  atas apa yang telah diberikan selama ini. Maka dari itu sebaik baiknya orang yang beriman adalah yang mempunyai sifat tawakal. Diriwayatkan dalam hadist bahwa: “Semangatlah kalian terhadap hal hal yang bermanfaat bagi kaalian dan mohonlah pertolongan kepada allah.”  (HR. Muslim 2664) Seacara tidak langsung sifat tawakal dapat menjadikan seseorang menjadi lebih mandiri dan dewasa dalam menyelesaikan masalah dunia yang sedaang dihadapinya tanpa harus merugikan pihak manapun. Sifat tawakal dapat menjadikan seseorang mampu memahami kekurangan dan kelebihan atas apa yang telah  Allahﷻ  berikan, kondisi ini dapat membuat seseorang menjadi lebih biasa untuk menghargai kekurangan orang lain. Bila Maqam Taqwa yang  hanya menyerahka...

Perilaku Yang Perlu Untuk Tawakal

Image
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ   Inilah Yang perlu anda ketahui tentang perilaku yang berhubungan dengan Tawakal Tahukah andaa bahwa keimanan seseorang tidaklah dapat terpisahkan dari yang namanya tawakal atau yang lebih dikenal sebagai perilaku yang berserah diri pada  Allahﷻ  dengan hati yang ikhlas, tulus tanpa dorongan atau paksaan dari pihak manapun. Sesungguhnya seseorang belum pantas disebut  telah menjadi orang yang beriman. sedangkan segala tindakannnya sehari hari ditengah masyarakat tidak didasari oleh sifat yang tawakal. Tawakal membutuhkan hati yang sabar, berbesar hati dengan apa yang telah terjadi atas dirinya, dan senantiasa berusaha untuk bangkit kembali dari kegagalan atau keterpurukan, agar memperoleh apa yang diridhai  Allahﷻ . Banyak orang yang melakukan tawakal tetapi tidak mau berusaha untuk merlakukan ikhtiar. orang oraang tersebut hanya yakin jika bertawakal karena allah taanpa usaha apapun, allah akan memenuhi segala yang mereka ...