Tauhid, Tunggak Keimanan.[1] - bersauh sebentar
Kepercayaan dan keyakinan itu di pelihara baik2, diasah dan diasuh; dijadikan " tujuan hidup" . Sehingga akhirnya tidak lagi membelok kepada yang lain , dan tidak berbilang, tidak dua d an tidak pula tiga, akan tetapi " hanya satu ". Disini kepercayaan tadi mendapat saluran nya yang wajar. Itulah dia " tauhid". Ke-Esaan kepercayaan, atau pemusatan kepercayaan . Bukan mencari2 kepercayaan dari Iuar. Sebab kepercayaan telah ada dalam diri . Kewajiban kita hanya memelihara kepercayaan asli yang telah ada itu. Sehingga dibuka pintu seluas2 nya buat berjuang mencari sendiri dalam arena hidup. Pedoman dalam mencari itu ialah akal murni kita tadi . 'Allah-pun mengakui dalam merenangi hidup itu kita akan tersilap. Akan pernah salah . Tetapi hal itu akan dimaafk an Tuhan . Sebah itu Tuhan berfirman: " Sesungguhnya Allah tidaklah dapat memberi ampun jika dia mempersharikatkan dengan yang lain. Dan Tuha...