Zuhud -Cinta Allah,Cinta Rasul [2]
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ Al-Junayd رَحِمَهَا ٱللَّٰهُ , berkata, “Guruku al-Sarî رَحِمَهَا ٱللَّٰهُ , jatuh sakit. Kami tidak tahu obat untuk menyembuhkan penyakitnya dan juga tidak tahu sebab sakitnya. Tabib yang berpengalaman memberikan resep kepada kami. Oleh karena itu, kami menampung air seninya ke dalam sebuah botol. Lalu, tabib itu melihat dan mengamatinya dengan seksama. Kemudian dia berkata, ‘Aku melihat air seni ini seperti air seni seorang pencinta (al-‘âsyiq).’ Aku seperti disambar petir dan jatuh pingsan. Botol itu pun jatuh dari tanganku. Kemudian, aku kembali kepada al-Sarî dan mengabarkan hal itu kepadanya. Dia tersenyum dan berkata: ‘ Allahﷻ mematikan apa yang dia lihat.’ Aku bertanya, ‘Wahai guru, apakah mahabbah itu tampak jelas dalam air seni?’ Dia menjawab, ‘Benar.’” Al-Fud...